07 April 2009
03 April 2009
Kecacatan dan Kemiskinan
Terkadang orang melihat fenomena kecacatan hanya dari mistis magis, yaitu selalu mengkaitkannya dengan takdir, dosa dan kutukan atas masa lalu seseorang atau sebuah keluarga. Namun kenyataan yang lain dalam realitas pendampingan kami sebagai aktivist LSM, fenomena kecacatan tidaklah demikian adanya. Yang terjadi adalah karena pengaturan gizi dan perilaku sehat pre-natal, natal dan sesudahnya, yang sangat berpengaruh terhadap kondisi seseorang anak manusia, apakah menjadi cacat atau tidak. Pengaturan gizi dan perilaku sehat, sangat berhubungan erat terhadap kondisi anak manusia selanjutnya. Pengaturan gizi keluarga dan perilaku sehat, adalah kondisi yang harus didorong secara terus-menerus menuju kondisi ideal hidup seorang anak manusia.
Namun kondisi tersebut sangat bergantung kepada tingkat kehidupan ekonomi sebuah keluarga. Bagaimana mungkin mereka dapat mengatur hidupnya ketika mereka masih miskin papa ? Makan sehari saja tidak cukup, apalagi harus mengatur pola makan 4 sehat 5 sempurna. Menilik fenomena kecacatan, maka hal yang perlu didorong dan dikembangkan adalah meningkatkan juga ekonomi keluarga, agar mereka dapat mengatur hidupnya selayak anak manusia yang bermartabat. Selain itu, perlu juga dimotivasi kebiasaan hidup sehat dalam keluarga agar perilaku ini menjadi sebuah “ habit “.
FIRD sebagai sebuah LSM lokal yang selama ini bekerja di desa-desa di Ende dan Flores pada umumnya, sedang mengembangkan program rehabilitasi kecacatan berbasis masyarakat, dengan melandaskan prinsip programnya pada pendekatan : Need Based dan Right Based, yang dikembangkan secara integrasi dan holistik. Jika ingin mengembangkan program yang sama di tempat anda, FIRD dapat menjadi teman diskusi anda. Kami tunggu dengan lapang dada. Terima kasih.
vs fird
Namun kondisi tersebut sangat bergantung kepada tingkat kehidupan ekonomi sebuah keluarga. Bagaimana mungkin mereka dapat mengatur hidupnya ketika mereka masih miskin papa ? Makan sehari saja tidak cukup, apalagi harus mengatur pola makan 4 sehat 5 sempurna. Menilik fenomena kecacatan, maka hal yang perlu didorong dan dikembangkan adalah meningkatkan juga ekonomi keluarga, agar mereka dapat mengatur hidupnya selayak anak manusia yang bermartabat. Selain itu, perlu juga dimotivasi kebiasaan hidup sehat dalam keluarga agar perilaku ini menjadi sebuah “ habit “.
FIRD sebagai sebuah LSM lokal yang selama ini bekerja di desa-desa di Ende dan Flores pada umumnya, sedang mengembangkan program rehabilitasi kecacatan berbasis masyarakat, dengan melandaskan prinsip programnya pada pendekatan : Need Based dan Right Based, yang dikembangkan secara integrasi dan holistik. Jika ingin mengembangkan program yang sama di tempat anda, FIRD dapat menjadi teman diskusi anda. Kami tunggu dengan lapang dada. Terima kasih.
vs fird
27 Maret 2009
Konsep PRB Perlu Diintegrasikan Kedalam Dokumen Pambangunan Daerah
Community Organizer (CO) desa Woloaro kecamatn Lio Timur kabupaten Ende Ferdinanus Mari Bata saat diminta komentarnya seputar menjelang pelantikan Bupati terpilih Drs.Don Bosco M wangge, M.Si dengan Drs. Ahmad Mochdar dikenal dengan paket 'DOA" mengatakan, kemenangan ini meupakan pilihan rakyat. Menurutnya lagi, perubahan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat mulai dari konsep pembangunan daerah. Bila melihat dokumen pembanguna pemimpin terdahulu, masalah kebencanaan tidak menjadi prioritas pembangunan daerah. Padahal menurutnya, fakta membuktikan bila terjadi bencana,kerugian harta benda dan sumber-sumber penghidupan warga punah dan hilang dengan kerugian yang cukup besar. Pemerintah kabupaten Ende dibawah pemerintahan yang baru nanti, kiranya dapat mengintegrasikan konsep Pengurangan Resiko Bencana kedalam dokukmen strategi pembangunan daerah" sarannya. Selain itu, kiranya gagasan, ide atau pikiran daru stakeholders seperti perguruan tunggi, dan LSM perlu diakomodir dan ditindaklanjuti dalam tatalakasana pemerintahan berjalan. Karena Renstra yang ada di desa, sistem dan metode penggaliannya benar-benar berakar dari komunitas. Lebih lanjut menurt bapak Nandus lagi, apabila pembangunan benar-benar berdasarkan usulan dari arus bawah terutama mengacu pada dokumen strategi pembangunan yang ada di desa seperti RENSTRA berarti pemerintah telah mewujudkan sistem pembangunan yang 0aspiratif dan partisipatif.
.che.
.che.
18 Maret 2009
Petani dan Upaya Pengurangan Resiko Bencana
Petani bukanlah pekrjaan tetapi adalah jabatan. Jabatan yang tiak diberi, jabatan yang tidak dicari, jabatan yang didapat bukan kerana hasil mengemis, namun jabatan yan melekat dalam martabat manusia terutama masyarakat di pedesaan, demikian ucapan yang keluar dari mulut bapak Nikolaus Ruma, Ketua Forum Petani Kabupaten Ende. Menurutnya, para petani harus bergerak maju dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam hal pengurangan resiko bencana yang angat rentan dengan kehidupan para petani di pedesaan. Dalam kesempatan Rembuk Tani III, para petani dengan kesadaran penuh atas kondisi riil masyarakat kabupaten Ende yang hampir semua wilayah masuk dalam daerah dengan ancaman bencana yang cukup tinggi mulai dari bencana alam serta bencana non alam. Salah satu upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat desa di kabupaten Ende dalam penangana bencana alam, yaitu pembentukan tim siaga desa yang berbasis mayarakat. Masyarakat desa diharapkan dapat lebih jauh mengenal jenis-jenis bencana serta peta wilayah yang sangat rentan dengan bencana di tempat tinggal masing-masing. Oleh karena itu, pada acara rembuk tani tersebut sangat diharapkan partisipasi langsung maupun tidak langsung dari semua unsur masyarakat untuk membangun kesadaran barsama dari petani untuk petani dalam perpektif bencana.
che.
che.
12 Maret 2009
11 Maret 2009
Kendang Mebarung, Budaya Pelestarian Alam yang Sudah Langka
Di Jembrana ada sebuah budaya yang boleh dibilang sudah langka karea keberadaannya sudah sangat minim sekali, bahkan orang jembrana saja belum tentu semuanya tahu. Kebudayaan yang satu ini sangat unik dari segi material karena dibuat dengan bahan kayu pilihan dan yang berusia sangat tua dan besar. Budaya ini adalah "Kendang Mebarung" yaitu sebuah kendang yang ukurannya besar dengan diameter 1 meter bahkan lebih dan panjang sampai 2 meter. Kalau kita cermati budaya ini membawa pesan yang sangat kuat bagi pelestarian alam, karena untuk membuat satu unit kendang kita harus memelihara kayu sampai memiliki diameter yang dibutuhkan. Kalau saja semua komponen masyarakat mau melihat lebih luas tentang kearifan budaya masa lalu maka kondisi lingkungan alam kita akan tetap terjaga kelestariannya.
Langganan:
Postingan (Atom)

